Blog

Home / BERUBAH ATAU MATI…!

BERUBAH ATAU MATI…!

Bale
BERUBAH ATAU MATI…!

BERUBAH ATAU MATI…!

16 November 2018

BERUBAH ATAU MATI…!

Semboyan diatas memang mirip-mirip dengan teriakan kobaran semangat para pejuang sebelum jaman kemerdekaan dulu ya, bedanya kalau dahulu teriakannya adalah “MERDEKA ATAOE MATI!” karena saat itu memang masih berjuang merebut kemerdekaan dari Belanda. Betul!, bahasanya agar di perbaiki ya, bukan dijajah Belanda, tetapi berjuang mengusir Belanda dari Indonesia. Sangat perlu untuk berpikir dan bertutur yang positif. Oke, kembali ke semboyan “BERUBAH ATAU MATI!”, rasanya di jaman yang perubahan begitu sangat cepat, baik itu perubahan teknologi, konsumsi, budaya, gaya hidup, bahkan gaya mati pun saat ini juga berubah. Iya benar, bukan hanya gaya hidup saja yang berubah, karena sekarang orang yang mau mati juga sudah merencanakan dimana nanti tempat peristirahatan terakhirnya, bahkan sudah memilih kavling, yang dekat sungai, banyak pohon rindang, dan sebagainya. Maka, banyak orang yang menaruh investasinya di lahan makam, membeli sejumlah kavling dengan harga murah di lokasi yang strategis dan sewaktu-waktu dijual kembali dengan harga yang sudah naik.

Berubah atau mati…ditambah lagi era digitalisasi yang tidak mungkin bisa dibendung, dan ini merubah perilaku masyarakat khususnya dalam melakukan transaksi baik itu transaksi jual-beli ataupun transaksi pembayaran. Mau tidak mau, suka tidak suka, para produsen atau para pelaku bisnis juga harus BERUBAH, karena jika mereka menolak atau menentang perubahan itu cepat atau lambat mereka akan MATI. Di tahun 2017 ini saja, kita sudah melihat sendiri banyak pelaku bisnis yang besar-besar yang semula menentang perubahan akhirnya harus bertekuklutut mengikuti perubahan itu. Sedangkan yang masih ngeyel malah harus tersungkur bahkan mati tak bersisa. Mengenaskan!

Saya pernah membaca sebuah artikel yang menyebutkan, bahwa dalam 3-5 tahun ke depan akan terjadi pengurangan karyawan besar-besaran di sector perbankan, dikarenakan untuk menggunakan jasa perbankan masyarakat tidak lagi butuh fisik Banknya tetapi cukup menggunakan smartphonenya di dalam kamar, di jalan, bahkan saat liburan di atas gunung tetap dapat melakukan transaksi perbankan. Coba kita jalan-jalan ke mall besar di kota-kota besar, dua tahun lalu akan sangat sulit mencari parker saat akhir pecan tetapi sekarang sudah tidak sulit lagi. Dengan tumbuh menjamurnya gateway dan aplikasi mall mall online yang dapat di unduh di smartphone maka konsumen tidak perlu lagi susah payah mencari parkir, bermacet-macetan di jalan. Konsumen cukup tidur-tiduran di kamarnya sambal memilih barang yang ingin di beli, kemudian melakukan pembayaran, menentukan pengiriman barang menggunakan jasa kurir apa, dan tinggal duduk manis di depan pintu rumah menunggu barang yang di belinya…so simple, all you can do it only in yourhand!.

Tidak ada alasan lagi sekarang juga anda harus beradaptasi dengan perubahan, jangan sampai ketika perubahan ini sudah benar-benar melindas produk atau usaha anda, sementara anda tidak berubah….anda akan mati!.

 

Tabik,

Rain Arashi

BALE Team Trainer

Founder “Creator of Happiness”.