Mengapa “Project Management” Begitu Penting?

Bale
Mengapa “Project Management” Begitu Penting?

Mengapa “Project Management” Begitu Penting?

16 Oktober 2015

Pentingnya “project management” saat menjadikan topik ini yang penting karena semua perusahaan, baik itu kecil atau besar, pada satu waktu tertentu pasti ingin mengembangkan usaha baru. Usaha – usaha yang dilakukan mungkin beragam, seperti, pengembangan produk atau jasa baru, pembentukan jalur produksi baru di perusahaan manufaktur; kampanye promosi hubungan masyarakat; atau program bangunan utama. Sementara pada tahun 1980-an cenderung kearah kualitas dan tahun 1990 umumnya tentang globalisasi, sedangkan pada tahun 2000 adalah tentang kecepatan. Artinya, untuk selalu menjadi yang terdepan diantara pesaing mereka, perusahaaan secara terus menerus dihadapkan dengan perkembangan kompleks sebuah produk, layanan dan proses dengan sangat singkat waktu sebagai jendela pasar yang dikombinasikan dengan kebutuhan untuk lintas fungsional keahlian. Dalam skenario ini, “project management” menjadi alat yang sangat penting dan kuat di tangan perusahaan yang memahami penggunaannya dan memiliki kompetensi untuk menerapkannya.

Mengapa “Project management”begitu penting bagi perusahaan? Tidak ada keraguan bahwa perusahaan saat ini menghadapi persaingan yang lebih agresif daripada di masa lalu dan lingkungan bisnis yang mereka jalani sangat bergejolak. Skenario ini telah meningkatkan kebutuhan untuk akuntabilitas sebuah perusahaan untuk sektor swasta maupun publik, yang mengarah atau lebih fokus lebih besar terhadap permintaan untuk efektivitas dan efisiensi operasional. Efektivitas dan efisiensi dapat difasilitasi melalui pengenalan praktik terbaik yang mampu mengoptimalkan pengelolaan sumber daya perusahaan. Telah ditunjukkan bahwa operasi dan proyek yang berbeda dengan setiap teknik membutuhkan manajemen yang berbeda. Oleh karena itu, dalam lingkungan proyek, “project management”sangatlah berguna. Berikut adalah dua manfaatnya. Pertama dapat mendukung pencapaian proyek dan tujuan organisasi, yang kedua adalah dapat memberikan jaminan yang lebih besar kepada stakeholder bahwa sumber daya akan dikelola secara efektif.

Sebenarnya sejarah mencatat bahwa “project management” bukanlah hal yang baru dalam dunia bisnis karena hal ini telah dipraktekan atau di lakukan selama ribuan tahun oleh bangsa Mesir. Hal ini mulai diterapkan kembali oleh perusahaan–perusahaan di pertengahan tahun 1950, mereka mulai menerapkan berbagai hal mengenai “project management”  secara formal da teknis untuk proyek proyek yang kompleks.

“Project management” harus dipandang sebagai alat yang membantu perusahaan untuk melaksanakan proyek-proyek yang ditunjuk secara efektif dan efisien. Namun tentu saja penggunaan alat ini tidak secara otomatis menjamin keberhasilan proyek. Penyebab kegagalan seperti tidak tepat waktu, tidak sesuai anggaran dan kualitas kinerja yang diharapkan dapat diatasi dengan penerapan praktek “project management” karena kegagalan untuk tidak tepat waktu, tidak sesuai anggaran dan kualitas kinerja yang diharapkan tidak selalu berarti bahwa proyek itu sendiri gagal.